Showing posts with label jangkrik. Show all posts
Showing posts with label jangkrik. Show all posts

Monday, July 22, 2013

Merawat Burung Ocehan di Musim Penghujan



Pergantian musim di Indonesia yang sudah tidak menentu membawa kondisi yang tidak stabil bagi keadaan burung kicauan, karena hal itu dapat mengakibatkan burung mengalami proses penurunan stamina, drop, dan berpeluang untuk sakit. Perubahan cuaca juga akan mengakibatkan burung akan sulit berkicau karena di masa ini burung kicauan biasanya akan mengalami serak suara, apalagi burung ocehan yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Bagi anda yang memelihara burung ocehan harus dapat menyiasati perubahan kondisi tersebut demi kebaikan burung peliharaan anda, jika tidak maka jangan salahkan apabila burung kicauan anda menderita cacat mental. Perubahan cuaca di musim penghujan jangan dianggap sepele, karena dapat mengakibatkan efek yang fatal bagi burung kicauan peliharaan. Nah, bagi anda yang ingin mengatasi permasalahan di atas guna menjaga kondisi burung kicauan anda tetap stabil di masa penghujan, di bawah ini akan dijelaskan langkah-langkah yang dapat anda ambil untuk menghadapi perubahan cuaca ketika di musim penghujan, adalah sebagai berikut :

  • Penambahan Exstra Fooding
    Yaitu bertujuan untuk menstabilkan birahi burung ocehan agar tetap semangat supaya kegacorannya stabil. Penambahan ekstra fooding ini dapat anda lakukan dengan pemberian pakan jangkrik dengan porsi lebih banyak dari biasa. Misal, setiap hari burung ocehan tersebut diberi 2 jangkrik, maka di musim penghujan dapat anda lakukan penambahan menjadi 4-5. Pakan yang dapat dijadikan ekstra fooding seperti : jangkrik, ulat, kroto dan belalang.

  • Pengaturan tempat mandi
    Bagi burung ocehan yang ditempatkan dalam sangkar dengan terdapat tempat/bak mandi di dalamnya maka kondisikan air dalam tempat tersebut dikurangi, perkirakan ketika mandi burung tidak leluasa untuk membasahi keseluruhan tubuhnya. Begitu juga apabila burung kicauan sudah terbiasa mandi dalam keramba, air dalam keramba juga harus dikurangi. Kondisi dingin ketika musim penghujan sudah cukup untuk perubahan kondisi burung ocehan.

  • Pengaturan waktu menjemur
    Ketika burung ocehan selesai mandi, lakukan penjemuran secara langsung, hal itu mengurangi kadar air dalam bulu-bulu sehingga kondisi tubuh burung tersebut stabil seperti semula. Di musim penghujan hal yang tidak boleh terlewatkan adalah waktu penjemuran ini karena burung memerlukan pemanasan seimbang terhadap tubuhnya, penjemuran dilakukan dengan mengarahkan ke arah datangnya sinar matahari. Penjemuran dapat dilakukan kurang lebih selama 30 menit.

  • Pengaturan kondisi sangkar
    Jika terlihat kondisi di luar rumah sangat dingin, letakkan sangkar ditempat yang intensitas kedinginannya rendah. Gunakan kain penutup sangkar untuk menambahi kehangatan. Lakukan hal itu sampai cuaca benar-benar memungkinkan membawa burung ke luar rumah.

Di musim penghujan memang membawa kondisi cuaca yang tidak stabil keadaannya. Namun jika mengetahui cara mengatasinya maka perubahan cuaca tidak membawa perubahan negatif yang berarti bagi burung kicauan. Apabila burung kicauan anda sudah terlanjur sakit di musim penghujan alternatif yang dapat anda berikan yaitu pemberian zat vitamin berupa obat dan sebagainya dengan tetap melaksanakan langkah-langkah di atas. Dengan begitu, semoga burung kicauan milik anda tetap fit di segala kondisi. Trims.

Oleh : Roma Doni
Referensi : http://www.hewanpedia.com/2013/01/tips-merawat-burung-berkicau-di-musim.html
Sumber Photo : Google.com

Tuesday, June 11, 2013

Bisnis Jangkrik sebagai Pakan Burung Ocehan



Mau berbisnis tapi dengan modal pas-pasan? Takut rugi karena bisnis kurang menjanjikan? Anda tidak perlu khawatir dengan hal itu. Tahukah anda salah satu serangga yaitu jangkrik? Yah, pasti semua mengetahui serangga jenis ini yang biasanya dianggap sebagai serangga ‘kotoran rumah’ bagi sebagian orang. Tetapi apakah anda juga mengetahui kalau jangkrik merupakan serangga yang sangat dicari untuk saat ini? Tentu sedikit yang tahu.

Begini, para pecinta burung ocehan di Indonesia bisa dibilang perkembangannya cukup pesat, permintaan terhadap burung ocehan juga menunjukkan grafik yang meningkat setiap tahunnya. Hal itu berdampak baik para peternak serangga terutama jangkrik. Jangkrik merupakan pakan utama hampir semua burung ocehan, otomatis semakin meningkat jumlah penghobi burung ocehan maka permintaan terhadap jenis pakannya juga akan meningkat.

Banyak penghobi burung yang mempercayai, pemberian pakan jangkrik pada burung ocehan membawa manfaat pada burung ocehan tersebut. Selain menyehatkan stamina burung dan mempercepat pertumbuhan, pakan jangkrik juga dapat memperindah suara kicauan pada burung. Untungnya lagi, pembudidayaan serangga jangkrik tidak memerlukan modal yang besar dan proses pembuatan tempatnya juga tidak ribet. Begitu mudahnya pembudidayaan jangkrik sehingga untuk menjalankan bisnis ini siapa saja bisa melakukannya karena tidak diperlakukan keahlian khusus.

Berikut langkah-langkah pembudidayaannya :

Tempat bisa berbentuk persegi empat dibuat dari bahan triplek ukuran 150 x 100 x 50, usahakan ukuran kandang besar dengan kedalaman kandang sedang, agar jangkrik yang dapat ditampung di dalamnnya banyak. Semakin banyak tempat ternak jangkrik yang anda buat maka semakin banyak hasil yang akan anda peroleh. Jangan lupa, pada dasar kandang jangkrik anda dapat melapisi dasaran kandang dengan pasir. Pasir tersebut berguna sebagai tempat jangkrik meletakkan telur-telurnya dan melakukan aktivitasnya. Untuk setiap kandang ukuran besar anda dapat menaruh 100 ekor jangkrik di dalamnya. Dalam kandang itu lebih baik jumlah jangkrik betina yang harusnya mendominasi agar anakan yang dihasilkan banyak.

Setelah melakukan peletakan jangkrik pada kandang anda tinggal memberikan makanan untuk jangkrik. Makanan bisa berupa sayur-sayuran seperti bayam, daun singkong, dan segala sayurannya yang memiliki kandungan basah yang rendah. Anda hanya tinggal menunggu jangkrik melakukan proses perkawinan dan bertelur. Kemudian beberapa minggu setelah itu anakan jangkrik kecil akan muncul dari dalam pasir-pasir tersebut. Kurang dari satu bulan jangkrik sudah dapat dipanen.

Keberhasilan pembudidayaan jangkrik ini jika dibuat dalam sebuah persentase sekitar 90% berhasil sedangkan yang 10% anda cukup menjauhkan dari gangguan serangga lain pemakan jangkrik seperti cicak dan lainnya, dan untuk keteraturan suhu anda juga bisa menutupi dengan memasangkan lampu 5 watt sebagai penghangat jangkrik.

Nah, berdasarkan penggambaran di atas. Berbisnis bukan berarti harus mengeluarkan modal yang besar untuk memperoleh keuntungan yang besar, tetapi akan lebih hebat lagi berbisnis dengan modal yang kecil namun bisa mendapatkan keuntungan yang berkali-kali lipat, apalagi usaha bisnis yang dijalankan sangatlah mudah. Demikian artikel ini semoga bermanfaat bagi anda yang mencari peluang bisnis.

Oleh : Roma Doni
Sumber Referensi :
http://asepdarmawanhtclampung.blogspot.com/2013/05/bisnis-usaha-jangkrik-menjanjikan-cara.html
http://www.lensaindonesia.com/ternak-jangkrik-usaha-alternatif-dan-menguntungkan.html
Sumber Photo : Google.com