Showing posts with label anis. Show all posts
Showing posts with label anis. Show all posts

Monday, May 13, 2013

Burung Ocehan? Ada Banyak Jenisnya

Burung ocehan menurut pengertian umumnya diketahui oleh kebanyakan khalayak orang ialah burung yang memesona dari bentuk tubuhnya, tingkah lakunya, adaptasinya dengan manusia serta yang paling penting dari itu ialah kicauan suaranya. Burung ocehan merupakan jenis-jenis burung yang hidup di alam terbuka seperti di hutan-hutan, pegunungan, areal perbukitan, dan tempat lainnya yang berbaur dengan alam. Keelokan suaranya yang masih belum mendapat sentuhan manusia sangatlah mengesankan di dengar lepas di alam liar karena menimbulkan keeksotisan dalam ketertarikan memilikinya. Dari pada itu, ketika beberapa jenis burung liar yang terdapat di hutan mendapat sentuhan manusia untuk menjadikannya master di antara burung-burung lainnya dengan melatih suara dan emosinya membuat burung tersebut menjadi burung ocehan.

Perlu diketahui bahwa setiap burung berhak mendapat predikat burung ocehan tetapi gelar ocehan sendiri dapat diberikan tergantung dari burung-burung yang menjadi peliharaan manusia dengan adanya pelatihan terhadap burung tersebut. Baik dalam artikel ini akan dipaparkan beberapa jenis burung ocehan yang terkenal di khalayak ramai yang sudah mengenalnya.

  1. Burung Cucak Jenggot

    Dijelaskan mengenai burung ocehan yang satu ini bahwa burung cucak jenggot merupakan burung yang umumnya digunakan sebagai burung master, namun terkadang sering juga digunakan sebagai burung lomba di lapangan. Dari postur tubuhnya burung ini memiliki kekhasan tersendiri dari bulu di bagian atas kepala jigrak ke atas dan bulu yang lebat sehingga terlihat tebal dan warna yang lebih sering kekuning-kuningan. Dari itu juga burung ini adalah burung yang mudah jinak kepada manusia dan cukup mudah perawatannya sehingga tak jarang dalam perlombaan kicau burung, burung cucak jenggot mendapat peran sendiri untuk mendulang prestasi juara.

  2. Burung Anis Merah (Zoothera Citrina)

    Untuk burung yang satu ini ada yang mengatakan bahwa burung ini adalah burung nomor wahid untuk dipilih oleh pencinta burung ocehan. Dari ciri-ciri umumnya Anis Merah memiliki badan yang ramping, dua warna pada bulunya di bagian pangkal kepala bagian pungguk hingga perut sampai ekor berwarna oranye kemerahan dan untuk sayapnya bersanding warna biru yang lucu. Karakteristik cukup manja kepada perawatnya, lincah dan nafsu makan yang besar terhadap serangga. Dari suaranya yang menjadi prioritas dapat dilihat durasi yang mencapai kisaran empat menit dan setiap nada yang berganti selalu berbeda. Sehingga gelas burung master tepat bagi burung anis merah.

  3. Burung Pancawarna

    Burung Pancawarna tersimpan kekhasan yang perlu diketahui pecinta burung ocehan dalam memilih burung ocehan. Untuk burung pancawarna memiliki karakteristik tubuh yang memiliki paduan warna yang mencapai lima warna yakni kuning, biru, coklat, oranye, dan hitam. Keelokan selanjutnya dimilikinya ialah julukan yang diberikan padanya sebagai burung ‘si cantik bersuara merdu’ karena kemerduan suaranya dan postur tubuh yang sangat imut sehingga banyak pencinta burung memeliharanya selain memelihara burung ocehan lainnya.

  4. Burung Cendet Atau Pentet

    Untuk burung ini sudah mempunyai catatannya sendiri yang ditulis oleh Anang Dewanto dan Maloedyyn Sitanggang dengan judul Merawat dan Melatih Burung Ocehan, yang mengatakan di awal 1990-an peminat terhadap burung ocehan satu ini sangatlah minim tetapi dalam perkembangan selanjutnya peminatnya sangat banyak sampai sekarang. Suara yang dimilikinya sangat indah dan juga dapat berinteraksi dengan burung lainnya untuk saling melatih suara. Postur tubuh yang terbilang indah dan masih termasuk keluarga Turdidae bahwa juga warna suara yang dimiliki dapat diporsi baik untuk nada sedang maupun keras pun dapat dilakukan. Dan dari itu keserasian telinga orang-orang sangat menyahdukan sekali.

Dari paparan tentang seberapa saja dari jenis-jenis burung ocehan, cukup diketahui bahwa burung ocehan yang mendapat sentuhan manusia bisa menjadi burung ocehan master dan memanjakan telinga yang mendengarnya. Serta perlu diketahui juga masih banyak jenis burung ocehan yang mendapat perhatian sendiri bagi peminatnya, tapi dalam artikel ini dijelaskan beberapa saja yang sudah dijelaskan di atas. Semoga bermanfaat bagi semuanya.

Oleh : Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://lucuunik-aneh.blogspot.com/2013/02/10-jenis-burung-kicau-indonesia-terbaik.html
http://www.smartmastering.com/tips-cara-merawat-burung-anis-merah.html
http://aspal-putih.blogspot.com/2012/12/mengenal-jenis-burung-kicau-yang-paling.html

Thursday, April 25, 2013

Burung Kicauan? Pilih Saja Burung Anis Merah

Suara apa yang paling asyik didengar dan dinikmati setiap pagi? Hampir semua orang sepakat, bahwa mendengar kicauan burung termasuk hal yang paling asyik didengar dan dinikmati. Bahkan, di saat liburan pun mendengar kicauan burung adalah hal yang paling menyenangkan. Namun pertanyaannya, apakah semua kicauan burung asyik didengar? Tentu saja, jawabannya tidak. Hanya burung Anis Merah yang tergolong burung kicauan yang paling asyik didengar. Bahkan, kicauan burung murai batu pun kalah.

Namun sudahkah Anda tahu seperti apa bentuk burung anis merah? Jika belum, cobalah untuk searching di google. Bukan hanya kicauannya saja yang merdu, tapi bentuk burung juga menarik. Apalagi, jika Anda sampai melihat burung anis merah jantan sedang berkicau. Kepalanya meliuk-liuk bagaikan orang yang sedang mabuk.

Ciri-Ciri Burung Anis Merah

Burung anis merah terbagi dua. Yaitu, ada anis merah jantan dan ada anis merah betina. Perbedaannya tidak terlalu signifikan, hanya terletak pada tubuh dan kicauan saja. Burung anis merah jantan posturnya lebih besar dari burung anis merah yang betina. Sedangkan kicauan, burung anis merah jantan suara ocehannya lebih variatif dibandingkan burung anis merah betina.

Adapun ciri-ciri utama burung anis merah adalah:

1. Badannnya ramping
2. Bulunya berwarna merah dari kepala hingga punggungnya.
3. Kedua sayap bagian atasnya berwarna hitam
4. Ujung sayapnya terdapat seberkas bulu berwarna putih.

Habibat Burung Anis Merah

Burung anis merah adalah burung yang memiliki habitat aslinya di Asia Tenggara. Karena itu, tak akan pernah menemukan burung anis merah di negara yang bukan termasuk kawasan Asia Tenggara. Anis merah tergolong jenis burung yang makanan utamanya adalah serangga. Sehingga ia tergolong kerabat dari Turdidae. Sama seperti burung murai batu dan burung anis kembang.

Kebiasaan burung anis merah adalah selalu mencari makanan di tanah yang terdapat banyak pepohonan. Maksudnya, burung anis merah mencari makanan dengan cara mengorek-ngorek dedaunan yang jatuh dari pepohonan. Karena di daun biasanya terdapat serangga, sarang semut dan terkadang ada cacing. Makanya, nama lain burung anis merah disebut dengan burung tanah.

Bila dicari di Indonesia, burung anis merah terdapat di hutan-hutan Sumatera, Jawa Barat, Bali dan Flores. Carilah di hutan basah, karena biasanya cacing, serangga, laba-laba dan sejenisnya selalu berada di hutan basah. Maka di sana juga terdapat burung anis merah. Singkatnya, carilah hutan basah yang memiliki ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut.

Satu hal lagi yang berkaitan dengan habibat anis merah, ia kerap bersarang di semak-semak belukar. Bila ia kawin, selalu membuat sarangnya sendiri dengan menggunakan ranting-ranting pohon dan jerami.

Cara Merawat Burung Anis Merah

Jika Anda sudah menemukan burung anis merah, maka Anda mesti pintar merawatnya. Dikatakan susah mengurusnya, tidak juga. Ya, boleh dikatakan mengurus burung anis merah gampang-gampang susah. Ada tiga hal yang paling penting Anda perhatikan saat mengurus burung anis merah:

  1. Sangkar

    Karena burung anis merah tergolong burung yang memiliki postur sedang, maka buatlah sangkarnya dengan ukuran sedang. kira-kira luas kandangnya 45 x 46 cm dengan tinggi kira-kira 50 cm. Diberikan ruang seperti itu agar tidak mudah stress. Kalau terlalu kecil, akan membuatnya mudah stress.

    Di dalam sangkarnya, letakkan dua mangkuk plastik untuk pakan dan air minumnya. Pasanglah kayu kecil dengan melintang untuk tempat bertengger burung anis merah. Akan lebih baik jika di dalamnya juga diletakkan tempat khusus untuk mandinya.
  2. Pakan

    Jika di hutan, burung anis merah selalu memakan makanan dengan jenis serangga. Selain memberikan pakan dalam bentuk pur, beri juga jenis makanan dalam bentuk serangga, termasuk cacing. Berilah dengan teratur jangkrik, belalang dan cacing tanah. Makanan inilah yang bisa membuat suara kicauannya menjadi makin merdu. Ada juga yang menyarankan untuk memberi proto dengan selang seling pakan buatan pabrik.
  3. Perawatan sangkar

    Bersihkanlah sangkar burung anis merah dua hari sekali. Yang paling penting dibersihkan adalah kotoran dan sisa makanannya. Karena kedua hal ini yang paling sering membuat burung anis merah mudah terserang penyakit.

    Selain itu, gunakan disinfektan ketika Anda mencuci sangkarnya. Dengan disinfektan, kita dapat mengusir jamur-jamur yang dapat mengganggu pencernaan burung anis merah.
Selain ketiga hal di atas yang mesti dilakukan, jangan pernah lupa untuk selalu menjemur burung anis merah agar tetap selalu sehat. Karena sinar matahari sangat bermanfaat untuk kesehatan tulangnya. Kebanyakan orang menjemurnya di antara jam 7 – 9 pagi. Tidak usah terlalu lama. Setengah jam pun sudah mencukupi, bila Anda terlalu sibuk.

Setelah itu, letakkanlah sangkar di daerah yang sepi. Lalu hidupkan rekaman suara burung anis merah yang didownload dari internet atau dibeli di toko-toko burung. Khusus untuk burung yang baru saja dapat dari hutan, usahakan ia jauh dari suara burung yang se-kerabat dengannya, seperti murai batu. Maka ia akan mudah stress.

Inilah artikel sederhana tentang burung kicauan nomor wahid, yaitu burung anis merah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution